Widget HTML #1

Cara Jualan Online Mudah dan Cepat Bagi Pemula

Baik, dalam artikel ini akan dibahas tentang cara jualan online, maka dari itu, bagi Anda yang sedang mencari tahu bagaimana berjualan online, atau ingin jualan online namun belum tahu caranya. Maka artikel ini bisa menjadi jawabannya.

Kalau begitu, yuk simak tulisan ini hingga rampung.

Oke, pertama, sebelum lebih jauh. Jika Anda sudah punya bisnis offline, maka kabar baiknya, ini “tinggal memindahkan saja” jualannya ke media online.

cara jualan online

Namun buat Anda yang belum punya bisnis offline, dan ingin langsung berjualan online, tidak masalah juga. Malah ini lebih baik, sebab salah satu kelebihan dari jualan online adalah, hanya membutuhkan lebih sedikit modal dibandingkan dengan membuka usaha offline.

Oke langsung saja masuk ke inti artikel. Begini caranya mulai jualan online.

Jualan Online Bagi Yang Sudah Punya Bisnis Offline

Pertama, bagi Anda yang sudah memiliki produk sebelumnya, atau bahkan bisnis mungkin.

Maka berarti Anda hanya tinggal memindahkannya, dari bisnis offline menjadi online.

Untuk mengubah bisnis offline Anda menjadi digital, maka Anda bisa memanfaatkan beberapa hal berikut :

  1. Pertama, memanfaatkan sosial media. Anda bisa memanfaatkan Facebook Fanspage, atau akun Instagram untuk menaruh barang dagangan Anda di dunia offline. Caranya, tinggal foto saja, kemudian, fotonya diposting ke Facebook Fanspage atau Instagram. Jangan lupa untuk memberikan deskripsi pada setiap postingan yang dibuat.
  2. Cara berikutnya yang bisa Anda gunakan, adalah dengan menaruh produk jualan offline Anda ke marketplace online. Saat ini sudah banyak marketplace yang bisa dijadikan tempat untuk jualan, misalnya saja Facebook Marketplace, Shopee, Tokopedia, OLX dan lain sebagainya. Untuk memasarkan produk di marketplace tersebut, sama caranya, Anda harus membuat akun terlebih dahulu, kemudian memposting barang dagangan Anda di berbagai marketplace yang telah disebutkan sebelumnya.
  3. Langkah lainnya yang bisa Anda coba adalah dengan memanfaatkan website. Memang langkah yang satu ini bakalan membutuhkan modal, sebab Anda harus membeli domain, menyewa hosting, bahkan mungkin juga menyewa freelancer untuk membuat website bisnis milik Anda. Dengan memiliki website sendiri, maka Anda bisa memposting semua produk offline Anda di website, dengan demikian bisnis Anda jadi online.

Salah satu dari 3 hal diatas bisa Anda lakukan jika sudah memiliki bisnis offline, jadi tinggal memindahkan dagangan fisik ke dalam bentuk digital, bisa berupa foto, video maupun artikel.

Apakah kemudian bisnis offline-nya harus ditutup jika sudah membuka kanal online?

Tidak. Jangan ditutup, karena dengan begitu, Anda bakalan mempunyai 2 sumber transaksi penjualan, baik dari kanal offline maupun online.

Anda bisa menutup bisnis offline, jika dipandang merugikan.

Lantas bagaimana memulai jualan online jika belum punya bisnis offline? Tenang, setelah ini akan dipaparkan jawabannya.

Cara Mulai Jualan Online Dari Nol

Sebelum memulai jualan online, ada 2 hal yang harus Anda cari tahu lebih dahulu, yakni :

  1. Potensi market. Artinya, ketika Anda menjual sesuatu, maka Anda harus memastikan lebih dahulu apakah ada market­-nya, jika ada lalu seberapa besar permintaannya. Ini Anda harus tahu lebih dahlu.
  2. Produk atau jasa yang akan dijual. Jika Anda punya fasilitas untuk jualan online, namun tidak ada produk yang akan dijual, tentu ini masalah besar. Ini harus ada dahulu ya, ada bukan berarti harus memiliki ya.

Jika 2 hal di atas sudah Anda tahu, Anda bisa mulai jualannya.

Tentu jika pasar sebuah produk atau jasa masih terbuka lebar, permintaannya ada, maka Anda bisa masuk. Bisa mulai jualan dengan sistem online, namun jika tidak, sebaiknya cari tahu dahulu ya.

Setelah Anda tahu produk apa yang akan dijual, langkah berikutnya adalah memikirkan tentang online marketing-nya, tentang bagaimana Anda menjual produknya secara online.

Sebab Anda baru memulai jualan online, maka penting sekali untuk menghemat budget, setidaknya Anda harus membelanjakan uang modal secara proporsional untuk bisnis, agar tidak habis untuk belanja hal yang tak perlu.

Oke, lantas bagaimana strategi marketing hemat yang punya dampak besar?

Jawabannya adalah, Anda harus memanfaatkan media sosial untuk jualan online, berikut beberapa channel medsos dengan konversi penjualan yang besar :

  1. Facebook
  2. YouTube
  3. TikTok
  4. Instagram
  5. Telegram
  6. Twitter

Dari sekian banyak media sosial di atas, tentunya sulit sekali untuk fokus pada semuanya.

Maka dari itu, untuk awal, yang perlu Anda lakukan adalah fokus pada salah satu channel saja.

Ingat, bahwa fungsi dari media sosial adalah untuk “berinteraksi secara sosial” di internet, ada juga yang bilang untuk “bersenang-senang di dunia maya”.

Maka dari itu, sekalipun Anda jualan online dengan media sosial, maka postingan Anda tak boleh selalu berhubungan dengan jualan online.

Anda bisa posting 4 postingan ringan seputar kegiatan Anda, kemudian berikan sebuah postingan yang berisi jualan produk dagangan Anda.

Tampilkan Produk di Marketplace

Setelah mengaktifkan sosial media milik Anda, sebaiknya Anda juga meng-upload barang atau jasa yang Anda jual ke marketplace online.

Ada banyak sekali marketplace online yang bisa Anda jadikan tempat untuk turut memajang dagangan, diantaranya adalah :

  1. Shopee
  2. Facebook Marketplace
  3. OLX (untuk produk properti, jasa, mobil dan semacamnya)
  4. Rumah123 (untuk properti dan rumah)
  5. Tokopedia

Setidaknya ada 5 market place yang bisa Anda coba, walaupun sebenarnya, diluar itu masih banyak. Namun, apabila Anda bisa fokus salah satu saja, itu sudah sangat bagus.

Baca juga : Cara Jualan Baju di Shopee Bagi Pemula

Permudah dengan Whatsapp

Salah satu kunci sukses laris jualan adalah komunikasi yang lancar, pembeli bisa menghubungi Anda dengan mudah dan cepat.

Untuk kebutuhan yang seperti itu, maka sebaiknya gunakanlah Whatsapp. Sebab Whatsapp hampir dimiliki oleh semua orang, kemudian bisa juga untuk mengirimkan foto maupun video jualan Anda.

Baca juga : Cara mengambil keuntungan jualan online

Memang marketplace tidak membolehkan user-nya untuk meletakkan nomor WA-nya disana, namun Anda tetap harus meletakkan nomor WA pada akun atau konten media sosial yang sudah Anda buat dan miliki.

Penutup

Setelah Anda bisa menemukan produk yang mau dijual secara online, kemudian market-nya masih lebar, maka Anda sudah siap untuk memasarkan produknya.

Pertanyaanya berikutnya adalah, jika terjadi transaksi apa yang harus dilakukan?

Tentu bagi Anda yang sudah punya bisnis offline, kemudian memindahkannya ke online, hal tersebut bukan masalah besar, namun bagi pemula yang langsung terjun ke jualan online, hal ini perlu diperhatikan. Berikut tipsnya.

Ketika terjadi transaksi, maka Anda harus memisahkan uang hasil transaksi dengan uang pribadi, kemudian pisahkan antara modal dan selisih untungnya.

Uang modal yang telah dipisahkan selanjutnya bisa Anda gunakan untuk membeli produk baru, yang akan diperdagangkan kembali.

Uang untung, bisa Anda gunakan sebagian untuk menambah modal, sebagian lagi untuk Anda.

Dengan begitu, maka jualan online Anda akan terus berjalan, tidak kehabisan uang ditengah jalan. Walaupun sederhana, hal ini sangat fundamental dan penting.

Sepertinya artikel mengenai cara jualan online ini sudah cukup panjang dan jelas, mudah-mudahan Anda bisa mengambil insight positif dari artikel ini. Demikian artikel ini, dan salam sukses untuk Anda.